Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Jumat, 04 November 2016

Aku Merindukanmu Muhammadku


Diantara teriakan menggelegar orang berjubah, "bunuh!"
Dan ibu-ibu berjilbab di jalan raya pun lantang berteriak, "bunuh"
Sementara di televisi orang bersorban berteriak, "bunuh"
Oh Muhammadku, aku berusaha mencari jejakmu
Inikah wajah umatmu saat ini?
Garang dan berang lantas mengangkat parang siap berperang?
Tiba-tiba ku teringat rintihan guru kami, KH A Mustofa Bisri yang jauh sebelumnya telah menyuarakan kepedihan yang sama.
Maka pelan-pelan ku simak kembali sajak beliau dan tak terasa mengalir air mataku.
Inilah sajak dimana kusimak jejakmu
Aku merindukanmu, O, Muhammadku
Oleh: A Mustofa Bisri
Aku merindukanmu, o, Muhammadku
Sepanjang jalan kulihat wajah-wajah yang kalah
Menatap mataku yang tak berdaya
Sementara tangan-tangan perkasa
Terus mempermainkan kelemahan
Airmataku pun mengalir mengikuti panjang jalan
Mencari-cari tangan
Lembut-wibawamu
Dari dada-dada tipis papan
Terus kudengar suara serutan
Derita mengiris berkepanjangan
Dan kepongahan tingkah-meningkah
Telingaku pun kutelengkan
Berharap sesekali mendengar
Merdu-menghibur suaramu
Aku merindukanmu, o. Muhammadku
Ribuan tangan gurita keserakahan
Menjulur-julur kesana kemari
Mencari mangsa memakan korban
Melilit bumi meretas harapan
Aku pun dengan sisa-sisa suaraku
Mencoba memanggil-manggilmu
O, Muhammadku, O, Muhammadku!
Dimana-mana sesama saudara
Saling cakar berebut benar
Sambil terus berbuat kesalahan
Qur'an dan sabdamu hanyalah kendaraan
Masing-masing mereka yang berkepentingan
Aku pun meninggalkan mereka
Mencoba mencarimu dalam sepi rinduku
Aku merindukanmu, O, Muhammadku
Sekian banyak Abu Jahal Abu Lahab
Menitis ke sekian banyak umatmu
O, Muhammadku - selawat dan salam bagimu -
bagaimana melawan gelombang kebodohan
Dan kecongkakan yang telah tergayakan
Bagaimana memerangi
Umat sendiri? O, Muhammadku
Aku merindukanmu, o, Muhammadku
Aku sungguh merindukanmu.
(kumpulan : sajak-sajak bumilangit)


Desain Lemari Dua Sisi Inspiratif


Lemari dua sisi hadir untuk menjawab kebutuhan masa kini akan solusi keterbatasan ruang. Dalam aplikasinya, lemari dua sisi dapat menjadi penyekat antar-ruang untuk menggantikan dinding masif. Keberadaannya makin efektif karena selain sebagai penyekat antar-ruang juga sebagai sarana simpan (storage) yang multifungsi. Berikut ini dua inspirasi lemari dua sisi yang diletakkan antara ruang tamu dan ruang keluarga serta antara ruang keluarga dan ruang makan.

Lemari dua sisi antara ruang tamu dan ruang keluarga 


Hunian berkonsep terbuka memiliki penataan ruang tamu dan ruang keluarga yang dirancang menyatu. Untuk itu, diletakkan lemari dua sisi sebagai pembatas di antara keduanya. Lemari dua sisi ini dirancang agar dapat bergerak menyesuaikan kebutuhan ruang dari penghuni yang sewaktu-waktu memerlukan ruang luas untuk kegiatan menjamu tamu.

Bagian sisi yang menghadap ruang tamu dirancang khusus agar memiliki fungsi sebagai tempat simpan benda koleksi dan memberi warna pada ruang tamu tersebut. Hadirnya wallpaper pada background lemari dua sisi bertujuan untuk memberikan warna pada ruang tamu agar lebih hidup. Untuk itu, dinding di sekitar ruang tamu sengaja dipilihkan yang berwarna natural agar wallpaper pada lemari dua sisi terlihat menarik dan menonjol.

Bagian sisi lemari yang menghadap ke arah ruang keluarga difungsikan sebagai tempat menyimpan TV beserta kelengkapannya. Lemari simpan yang berpintu kayu dirancang hanya dapat dibuka dari arah ruang keluarga saja, karena kebutuhan simpan di ruang keluarga lebih banyak dibandingkan di ruang tamu. Sebaliknya, lemari simpan yang berpintu kaca bening dirancang dapat dibuka dari dua arah, yaitu ruang tamu dan ruang keluarga.

Gaya modern yang sangat khas pada lemari dua sisi ini pun dilengkapi dengan aksen warna hijau yang menenangkan. Karakter bentuknya yang simpel, clean, dan modular sangat khas gaya modern. Kesan simply green pun hadir pada lemari dua sisi ini. Hadirnya kombinasi pola simpan yang cukup beragam pada lemari dua sisi ini mampu memberikan variasi bentuk yang tidak monoton.

Lemari dua sisi antara ruang tamu dan ruang keluarga  


Ruang keluarga dan ruang makan adalah ruangan yang paling sering digunakan oleh anggota keluarga untuk berkumpul bersama. Dengan demikian, kenyamanan di dalam ruangan harus
diperhatikan dengan baik. Hadirnya dominasi warna cokelat pada lemari dua sisi ini dapat membantu kesan ruangan menjadi hangat. Pilihan warna cokelat juga dapat menimbulkan keakraban antaranggota keluarga di dalam ruangan.

Modul kotak pada desain lemari yang terlihat umum dan sederhana dapat menarik mata bila disusun dengan sedemikian rupa. Apalagi dengan pengombinasian dua warna yang membuat desain lemari jadi tidak monoton. Ditambahkannya beberapa aksen alumunium pada handle dan penggunaan pipa stainless steel sebagai penyangga membuat lemari berkesan lebih modern. Permainan bentukan yang modular, sangat sesuai dengan gaya modern yang diangkat.

Pola penyimpanan yang dihadirkan pada lemari dua sisi ini pun beragam. Di bagian tengah, kiri, dan kanan lemari terdapat kabinet berpintu kayu tertutup. Kabinet tersebut dirancang bisa dibuka secara ayun ke samping dari kedua sisi lemari. Kemudian di bagian tengah lemari juga terdapat dua kabinet berpintu kaca sandblast, yang dirancang dengan teknik bukaan ayun ke bawah. Sementara itu, desain kabinet lain berwujud rak terbuka. Karena memiliki ragam variasi pola simpan, kedua sisi lemari dirancang serupa. Sisi lemari yang menghadap ke ruang keluarga serupa dengan sisi lemari yang menghadap ke ruang makan.

7 Kesalahan Merancang Kitchen Set

Tentu kita tak berharap kitchen set yang sudah mahal-mahal dibuat itu tak maksimal fungsinya. Lebih buruk lagi, keberadaannya membuat kita menyesal. 


Merancang kitchen set tak jauh beda dengan mendesain rumah tinggal atau interior ruang pada umumnya. Beberapa hal patut diperhatikan. Perencanaan kurang matang, fungsi kitchen set tak maksimal.

Banyak hal yang perlu kita ketahui. Berikut ini ada tujuh kesalahan utama pemilik rumah dalam merancang kitchen set:

1. Emosional 
Pemilik mudah tergiur oleh tampilan indah dan wah. Padahal yang demikian ini belum tentu cocok untuk kondisi dapur di rumahnya.

2. Tidak cukup matang mempertimbangkan potensi lokasi dan ventilasi 
Potensi lokasi menjadi penting demi memperoleh kitchen set yang berfungsi maksimal. Lokasi ventilasi dan bukaan patut dipertimbangkan untuk menentukan desain yang sesuai alur kerja di dapur.

3. Tidak merancang secara menyeluruh; membuat secara tambal sulam 
Langkah ini berbahaya. Tambal sulam berpotensi membuat kitchen set belang-bonteng. Ini bisa terjadi karena ketersediaan material kitchen set berbeda-beda. Syukur-syukur jika material yang dibeli sekarang masih tersedia ketika akan meneruskan pembuatan kitchen set nantinya.

4. Salah memililih kitchen appliances 
Langkah ini penting terlebih bagi pemilik yang ingin merancang kitchen appliances secara built-in atau tertanam. Salah memilih dapat berujung kerusakan pada kitchen appliances atau kekacauan pada desain kitchen set.

5. Lebih memilih menekan biaya daripada fungsi 
Kondisi ini rata-rata terjadi pada pemilik yang duitnya pas-pasan. Demi memiliki kitchen set yang menterang, bisa jadi mereka-mereka ini memilih menekan harga pembuatan. Di sisi lain, dengan menekan harga, kualitas material pun menjadi lebih rendah. Akibatnya kualitas kitchen set pun ikut terpengaruh.

6. Salah memilih produsen 
Kesalahan ini banyak terjadi, dan baru disadari setelah proses pembuatan berjalan atau berakhir. Hindari kesalahan memilih produsen ini dengan lebih cermat menseleksi calon produsen kitchen set. Referensi teman atau kerabat dapat dijadikan acuan.

7. Tidak menggunakan kitchen set sebagaimana mestinya. 
Menempatkan kitchen set sebagai barang koleksi atau kesayangan. Akibatnya, upaya membuat kitchen set bakal sia-sia.

Tips Membersihkan Kaca


Salah satu bagian rumah yang perlu dirawat dan dibersihkan adalah kaca jendela rumah. Kaca jendela merupakan bagian penting pencahayaan rumah. Kaca jendela yang kotor akan mengganggu pencahayaan dan juga menghalangi mata untuk melihat keluar jendela rumah.
Agar dapat membersihkan kaca dengan mudah, biasanya memakai lap atau air saja tidak cukup. Apalagi untuk kaca jendela yang tidak dibersihkan secara teratur. Banyak debu yang menempel bercampur dengan air akhirnya mengering dan lengket di kaca.
Untuk membersihkan kotoran kaca yang membandel biasanya memakai produk-produk kimia yang dijual bebas di toko-toko terdekat. Cara ini mungkin lebih mudah dan gampang bagi rumah yang dekat dengan toko penjual pembersih kaca dan cukup punya dana khusus untuk kebersihan.
Namun bagi sobat yang sedang keburu untuk membersihkan kaca dan tidak mau repot membeli, ada beberapa bahan dirumah yang sebenarnya bisa kita pakai sebagai pembersih kaca.
Tentu punya pasta gigi dong. Pasta gigi dapat menjadi bahan untuk menghulangkan goresan halus pada kaca. Oleskan pasta gigi di bagian yang ada goresan memakai lap bersih. Diamkan sebentar lalu bersihkan.
apakah di dapur ada cairan cuka? jka ada coba campur dengan air dan masukan ke botol spray. Gunakan spray untuk menyemprot dan membersihkan kaca. Semprotkan dengan cara melingkar dan bersihkan dengan lap kering bersih.
Jika kaca yang akan dibersihkan sering terkena uap panas atau kotor terkena sabun seperti kaca di kamar mandi. Bahan yang bisa digunakan adalah shampo dan air panas. Siram air panas ke kaca lalu gosok dengan shampo. Ulangi sampai kaca benar-benar bersih.

Cermat Memilih Bahan Material Kitchen Set Minimalis Murah

Glanz InteriorMake your surrounding to be a better place to live in


Memiliki dapur dengan kitchen set murah yang indah tidak berhenti pada proses desainnya saja, namun juga pada pemilihan bahan material yang tepat. Dengan bahan yang tepat, hasil akhir yang diharapkan dapat tercapai lebih maksimal.

MATERIAL DASAR

Kitchen set murah, tentunya memiliki ukuran yang banyak menyita ruang pada dapur.Untuk itu, kerapihan tampilan lemari menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kesan keseluruhan dapur. Material dasar untuk membentuk kitchen set murah ini beragam jenisnya, ada yang terbuat dari kayu solid, multipleks/plywood, blockboard, MDF dan PB.

Kayu Solid
Merupakan bahan material yang paling kuat. Keindahan motif alaminya menjadi daya tarik tersendiri pada bahan ini. Beberapa kayu yang umum digunakan sebagai bahan baku kitchen set murah ini diantaranya kayu jati, sungkai, nyantoh, mapple dan jati belanda. Kayu sungkai memiliki warna terang dan alur urat kayu yang beraturan. Kayu maple memiliki tampilan hampir tidak berserat sedangkan kayu nyantoh memiliki urat kayu yang agak kasar dengan warna kemerahan. Sayangnya kian hari harganya makin tidak terjangkau. jadi bagi yang berkantong pas-pasan, kayu solid ini dapat untuk rangka kitchen setnya saja.

kayu solid

Multipleks/plywood
Salah satu material dari jenis kayu olahan yang umum digunakan. Soal kekuatan tidak diragukan namun memiliki harga yang cukup terjangkau. Multipleks terbuat dari kayu tipis yang ditumpuk dan direkatkan hingga mencapai ketebalan tertentu. Kayu yang digunakan terdiri atas beragam jenis dalam satu lembarnya, hal ini mengakibatkan tingkat muai susut yang berbeda. Bahan ini memiliki kekurangan pada ukuran yang presisi dan lapisan vinirnya mudah mengelupas dan tidak 100% rata. Untuk bentang yang panjang, bahan ini beresiko mudah melengkung akibat sifatnya yang keras dan kaku, bahan ini juga mudah retak di beberapa lapisan atasnya bila menahan beban yang terlalu berat.

multipleks

Blockboard
Bentuknya mirip multipleks dengan ketebalan lapisan tengahnya  hingga 20 mm – 30mm. Terbentuk dari beberapa potongan kayu yang dilaminasi dengan vinir yang disusun secara melintang serat untuk menahan daya susut kayu. Blockboard ada yang dilapisi dengan lapisan kayu jati dan dinamakan teakblock. 

blockboard

MDF
Medium Density Fiberboard terbentuk dari bubur kayu yang bercampur perekat kemudian di-press hingga padat menyerupai papan. Bahan ini kini paling banyak digunakan oleh para produsen kitchen set murah, karena harganya yang murah dan memiliki tingkat presisi yang tinggi. Prosesnya dikerjakan secara fabrikasi sehingga memiliki permukaan yang halus dan rata dengan tingkat ketebalan yang sempurna. Kekurangan bahan ini dapat melendut bila terkena beban yang berat akibat sifatnya yang lebih elastis, serta tidak tahan terhadap rendaman air.

MDF (Medium Density Fiberboard)

PB (Particle Board)
Particle Board memiliki bentuk mirip dengan MDF. Terbuat dari serbuk kayu yang dicampur perekat yang dipadatkan menjadi sebuah papan. Bobotnya ringan dan harga yang lebih murah dibandingkan dengan material lainnya. Namun kekurangannya juga cukup banyak seperti kasarnya struktur papan particle board, sulit dan tidak kuat untuk dipaku dan cepat sekali rusak bila terkena air.

Partikel Board

BAHAN FINISHING

Untuk menunjang hasil akhir sebuah kitchen set murah, bahan material yang digunakan dilapisi bahan finishing agar tampilannya lebih indah. Bahan ini pula yang melindungi material biasa agar tahan lama dan terhindar dari zat yang dapat merusak. Sebaiknya bahan yang digunakan benar-benar berkualitas. Beragam bahan banyak ditawarkan di pasaran mulai dari cat duco, melamik, polyurethane (PU), polyesther, vinir, tacon, akrilik, high gloss panel hingga HPL (High Pressure Laminate).

HPL
High Pressure Laminate memiliki keunggulan pada kekuatan dan tingkat elastisitasnya. Ini diakibatkan oleh serat dari campuran akrilik dan kayu yang dimilikinya. Sifatnya yang kuat dan elastis membuat bahan ini mudah untuk ditekuk sehingga sangat baik untuk melapisi tepian lemari.

HPL (High Pressure Laminate)

Akrilik
Memiliki tampilan yang mengkilap dan berwarna cerah. Sangat cocok digunakan pada dapur yang mengejar tampilan modern. Kekurangan bahan ini sukar untuk ditekuk sehingga pada bagian sudut dan tepi lemari harus dilakukan penyambungan.


Akrilik
Tacon
merupakan bahan sintetis yang permukannya sedikit bertekstur. Pilihan variasi warna yang ada di pasaran cukup banyak. Bahan ini mudah dibersihkan apabila terkena noda dan minyak, namun memiliki kelemahan warna yang berubah menjadi kekuningan dan motif yang pudar jika digunakan dalam waktu lama.

Tacon sheet
Vinir
Merupakan irisan kayu tipis dengan ketebalan 0,2mm – 0,6 mm yang berserat indah. Umumnya yang banyak digunakan adalah kayu sungkai dan kayu jati. kelebihan finishing memiliki tampilan serat kayu yang alami menyerupai kayu solid. Sayangnya bahan ini mudah tergores, terkelupas, dan tidak tahan panas.

Lapisan Veneer

High Gloss Panel
Bahan ini memiliki tampilan permukaan yang licin dan mengkilap seperti kaca. Di bagian luarnya diberi lapisan duco, materialnya terlihat mewah dan tahan terhadap goresan. Kelebihan bahan finishing ini dapat ditekuk sehingga tidak terlihat sambungan pada sudut dan tepi lemari.

High Gloss Panel

TABLE TOP

Kehadiran table top membuat tampilan kitchen set murah di dapur anda akan semakin lengkap. Bahan ini ditempatkan di atas lemari bawah dan berfungsi sebagai alas kerja saat berkegiatan di dapur. Karenanya pemilihan bahan yang berkualitas sangat penting dilakukan mengingat rentannya permukaan table top terhadap goresan pisau, panasnya panci ataupun tumpahan bahan makanan. Bahan yang dapat digunakan sebagai table top adalah tacon, keramik, marmer, granit, stainless steel dan solid surface.

KERAMIK
Bahan ini dulu cukup familier digunakan, namun saat ini sudah mulai ditinggalkan. Nat di antara keramik sering susah untuk dibersihkan dan menyimpan sisa-sisa makanan yang jatuh ke dalamnya. Hasilnya kitchen set di dapur pun menjadi kurang bersih dan higienis.

Table Top Keramik

MARMER
Berasal dari batu alam yang kaya akan corak dan warna yang indah. Sifat bahannya yang memiliki pori membuatnya sulit untuk dibersihkan karena serpihan makanan yang berukuran kecil dapat masuk ke dalamnya. Bahan ini jika terkena air dan lembab mudah sekali berjamur sehingga kebersihan kitchen set di dapur menjadi terganggu. Namun bahan ini tahan panas dan harga yang relatif terjangkau dibandingkan bahan granit dan solid surface.

Table Top Marmer

GRANIT
Batu alam yang satu ini memiliki sifat keras dan berpori cukup padat. Kekuatannya tidak tertandingi bahan lain, namun bobotnya bisa sangat berat sehingga jika menginginkan bahan ini digunakan, struktur penopangnya harus benar-benar kuat. Perawatannya cenderung lebih mudah dibandingkan marmer, namun karena memiliki pori, material ini masih dapat menyerap air dan serpihan makanan ke dalamnya. Untuk mencegah hal itu sebaiknya diberi lapisan coating. Kelebihannya bahan ini tahan panas dan memiliki variasi warna yang cukup banyak. Salah satu kekurangannya adalah bentuk yang kaku dan sulit untuk dibengkokkan sehingga memiliki sambungan yang terlihat jelas di beberapa bagian.

Table Top Granit

STAINLES STEEL
Bagi yang ingin memiliki kitchen set dapur berkonsep industri, bahan ini bisa dijadikan pilihan. Bahan logam ini memiliki warna silver yang memberi kesan modern dan futuristik. Kelebihan bahan ini adalah mudah dibersihkan dari noda dan kotoran serta proses pemasangannya yang tidak sulit. Sayangnya bahan ini mudah bengkok dan tergores.

Table Top Stainless Steel

SOLID SURFACE
Material mirip plastik ini memiliki tampulan mirip granit dengan aneka motif dan warna yang menawan, oleh karenanya sering juga disebut sebagai granit imitasi. Keunggulan bahan ini terletak pada sifat bahannya yang padat dan tidak memiliki pori sehingga aman dan higienis karena tidak adanya bahan makanan dan air yang dapat masuk ke dalamnya. Di pasaran dijual dalam bentuk lembaran setebal 9mm-12mm. Bahan ini cukup tahan terhadap goresan dan mudah dibentuk sesuai keinginan. Yang paling menarik dari bahan ini adalah prosuk ini dapat digabungkan dengan bahan sejenis tanpa terlihat memiliki sambungan, sehingga tampilan table top dapat terlihat bersih dan mulus.

Table Top Solid Surface

Itulah beberapa informasi mengenai bagaimana menentukan bahan dasar serta bahan pendukung sebelum merancang sebuah kitchen set, agar dapat memberikan wawasan bagi anda yang menginginkan sebuah dapur dengan kitchen set murah namun tetap menawan dan sesuai harapan. Informasi lebih lanjut dan berbagai pertanyaan seputar kitchen set ataupun furnitur lainnya dapat menghubungi kami  Glanz interior akan selalu siap membantu anda mewujudkan harapan dalam menyemarakkan ruang dalam hunian anda.

Kamis, 03 November 2016

Bagaimana Memahami Kisah Umar bin Khattab dan Abu Musa al-Asy’ari?

Belakangan ini beredar kutipan kisah Sayyidina Umar bin Khattab, Khalifah kedua, dengan sahabat Nabi Abu Musa al-Asy’ari. Dialog yang dinukil dari Tafsir Ibn Katsir ketika menjelaskan QS al-Maidah:51 dipakai sebagian pihak untuk menyerang kandidat tertentu dalam Pilkada DKI. Bagaimana sebenarnya kisah tersebut? Mari kita pelajari bersama, dan untuk sementara kita niatkan untuk mengaji saja, bukan membahas Pilkada. Ini biar kajian kita menjadi obyektif.

Kisahnya sendiri dikutip oleh sejumlah kitab Tafsir, dengan perbedaan redaksi, perbedaan riwayat dan perbedaan konteks ayat ketika kisah ini diceritakan ulang. Begitu juga kita harus memahami pernyataan Khalifah Umar baik dalam konteks Usul al-Fiqh maupun dalam konteks Fiqh Siyasah. Mari kita bahas satu per satu.

1. Memahami background kisah
Pemahaman akan konteks akan membantu kita memahami teks. Pada masa Khalifah Umar kekuasaan Islam mulai meluas merambah area di luar Hijaz. Abu Musa al-Asy’ari diangkat menjadi Gubernur di Bashrah, Iraq. Khalifah Umar meminta laporan berkala kepada para Gubernurnya. Maka diriwayatkan Abu Musa mengangkat seorang Kristen sebagai Katib (sekretaris). Sekretaris yang tidak disebutkan namanya ini bertugas mencatat pengeluaran Abu Musa selaku Gubernur. Abu Musa membawa Sekretarisnya ini memasuki Madinah, dan mereka menghadap Khalifah Umar. Umar takjub dengan kerapian catatan yang dibuat oleh sekretaris Abu Musa.
Datang pula laporan keuangan dari Syam. Mengingat ketrampilan sang sekretaris, Khalifah memintanya untuk membacakan laporan dari Syam itu di Masjid Nabawi. Abu Musa mengatakan, “Tidak bisa orang ini masuk ke Masjid Nabawi.” Umar bertanya, “Mengapa? Apakah dia sedang junub?” 
“Bukan, dia Nasrani.” Jawab Abu Musa.
Umar langsung membentak Abu Musa dan memukul pahanya, dan mengatakan, “Usir dia! (akhrijuhu)”
Kemudian Khalifah Umar membaca QS al-Maidah:51.
Kisah di atas dinukil dari Tafsir Ibn Katsir yang meriwayatkan dari Ibn Abi Hatim. Saya cek kitab Tafsir Ibn Abi Hatim dan menemukan kisah yang sama. Kisah tersebut juga dicantumkan dalam sejumlah kitab tafsir lainnya seperti Tafsir al-Darr al-Mansur.

2. Perbedaan redaksi
Riwayat berbeda dicantumkan dalam Tafsir al-Qurtubi, dimana di bagian akhir dialog ada perbedaan ucapan Umar. Imam al-Qurtubi juga mencantumkan kisah di atas bukan dalam QS al-Maidah:51 tapi dalam QS Ali Imran:118. Ini yang disampaikan Umar versi Tafsir al-Qurtubi: “Jangan bawa mereka mendekati sesuatu yang Allah telah jauhkan, Jangan memberi mereka kehormatan ketika Allah telah menghinakan mereka, dan jangan mempercayai mereka ketika Allah telah mengatakan mereka tidak bisa dipercaya”.
Dalam riwayat lain yang dicantumkan oleh Kitab Tafsir al-Razi, sebagaimana juga disebutkan dalam Kitab Tafsir Bahrul Muhit, al-Lubab fi Ulumil Kitab, Tafsir al-Naisaburi ada lanjutan dialognya:
Abu Musa berkata: “Tidak akan sempurna urusan di Bashrah kecuali dibantu orang ini”
Khalifah Umar yang sedang murka, menjawab singkat: “Mati saja lah orang Kristen itu. Wassalam”
Para ulama menafsirkan maksud perkataan Umar terakhir itu dengan makna: “Pecat dia sekarang karena kalau besok-besok dia meninggal dan kamu sudah bergantung pada dia, kamu akan repot, maka anggap saja sekarang dia sudah meninggal, dan cari bantuan orang lain untuk mengurusi urusan itu.”
Dalam Kitab Tafsir al-Razi, Tafsir al-Wasith Sayyid Tantawi, dan juga kitab Syurut al-Nasara li Ibn Zabr ada redaksi lain dalam dialog di atas. Abu Musa berkilah di depan Khalifah: “lahu dinuhu wa liya kitabatuhu” (baginya urusan agamanya, dan bagiku adalah urusan ketrampilan dia). Abu Musa seolah mengingatkan Khalifah dengan ungkapan yang mirip dalam al-Qur’an: lakum dinukum waliya din. Tetapi Khalifah tetap menolaknya.

3. Kenapa Khalifah Umar Marah?
Dialog di atas terjadi di Madinah. Di sini kunci kita memahami kemarahan Khalifah Umar. Abu Musa membawa sekretarisnya yang Kristen ke wilayah Madinah yang khusus untuk umat Islam saja. Bahkan Umar baru tahu dia seorang Nasrani itu setelah mau diajak bicara di Masjid. Barulah Abu Musa mengaku kepada Khalifah latar belakang sekretarisnya ini. Ini sebabnya kalimat yang diucapkan oleh Khalifah Umar saat memarahi Abu Musa: “usir dia atau keluarkan dia” Ini maksudnya usir dia dari Madinah. Disusul dengan ungkapan Khalifah Umar, “Jangan bawa mereka mendekati sesuatu yang telah Allah jauhkan dari mereka”
Maksudnya adalah keharaman wilayah Madinah yang steril dari non Muslim karena Allah sudah jauhkan mereka, eh kok malah di bawa masuk oleh Abu Musa. Jadi ini bukan semata-mata persoalan Abu Musa mengangkat orang Kristen, tapi ini pada kesucian wilayah Madinah. Pemahaman ini dikonfirmasi oleh Ibn Katsir dalam kitabnya yang lain yang berjudul Musnad al-Faruq.
Sebab kemarahan kedua yang bisa kita ambil dari kisah di atas adalah ketergantungan Abu Musa terhadap orang Kristen pada posisi yang sangat strategis yang keuangan pemerintahan dimana di dalamnya termasuk catatan zakat, jizyah dalam baitul mal. Indikasi ketergantunga itu tampak dengan Abu Musa tidak bisa menjelaskan sendiri catatan pengeluaran yang telah dibuat sekretarisnya, malah sampai membawa sekretaris yabng Kristen itu mendampingi dia memberi laporan kepada Khalifah.
Bagi sang Khalifah, rahasia negara menjadi beresiko ketika posisi strategis semacam itu dipercayakan kepada non-Muslim di masa saat Khalifah Umar sednag melakukan ekspansi dakwah ke wilayah non-Muslim, seperti pembebasan Iraq dan Mesir. Inilah pula konteksnya ketika Khalifah Umar mengutip QS al-Maidah:51 dimana Allah melarang mengambil Yahudi dan Nasrani sebagai awliya (sekutu/kawan akrab), yang menurut Ibn Katsir ketika menjelaskan QS al-Nisa:144:
“Allah melarang hamba-hamba-Nya yang beriman mengambil orang-orang kafir sebagai ‘awliya’ mereka, dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Yang dimaksud dengan istilah "awliya" dalam ayat ini ialah berteman akrab dengan mereka, setia, tulus dan merahasiakan kecintaan serta membuka rahasia orang-orang mukmin kepada mereka."
Maka jelas ‘illat larangan yang dipahami Umar bin Khattab ada dalam kasus Abu Musa ini, yaitu ketergantungan Abu Musa kepada anak buahnya, posisi strategis dalam hal catatan keluar-masuk zakat-jizyah, serta potensi bocornya rahasia negara yang tengah melakukan ekspansi dakwah.
Yang menarik adalah Sa’id Hawa dalam al-Asas fi al-Tafsir mengatakan: “apakah anda bisa pahami tentang larangan memberikan kafir dzimmi posisi untuk mengerjakan urusan umat Islam?” Beliau menjawab sendiri: “Masalah ini tergantung konteksnya, karena perbedaan posisi jabatan, kondisi, dan lokasi serta zaman.”

4. Sahihkah riwayatnya?
Tidak satupun 9 kitab Hadis Utama yang meriwayatkan kisah di atas. Berarti kisah di atas itu bukan masuk kategori Hadits, tapi Atsar Sahabat. Kisahnya berhenti di Umar, bukan di Rasulullah SAW. Kisah ini justru dimuat di Kitab Tafsir. Pelacakan saya hanya satu kitab Hadits (di luar kutubut tis’ah) yang memuatnya yaitu Sunan al-Kubra lil Baihaqi. Imam Baihaqi memasukkan dua riwayat yang berbeda mengenai kisah di atas (9/343 dan 10/216). Atsar ini dinyatakan sanadnya hasan melalui jalur Simak bin Harb oleh kitab Silsilah al-Atsar al-Shahihah. Sementara Al-albani mensahihkan Atsar ini dalam jalur yang lain, sebagaimana disebutkan dalam kitab beliau Irwa al-Ghalil.
Dalam Majmu’ Fatawa Ibn Taimiyah kisah mengenai jawaban Umar, “Mati sajalah si Kristen itu” disampaikan kepada Khalid bin Walid. Bukan berkenaan dengan Abu Musa. Namun ulama lain mengatakan itu Abu Musa. Dalam kitab Zahratut Tafasir, Abu Zahrah mengatakan kata-kata Umar “mati sajalah si Krsten itu” dilakukan dalam surat menyurat dengan Abu Musa, bukan dialog langsung. Demikianlah kesimpangsiuran kisah di atas, dengan berbagai redaksi dan riwayat yang berbeda. Tapi sekali lagi ini bukan Hadits Nabi. Ini merupakan Atsar sahabat.

5. Qaulus Shahabi atau keputusan Khalifah?
Umar bin Khattab adalah sahabat Nabi. Abu Musa al-Asy’ari juga sahabat Nabi. Keduanya berbeda pandangan dalam hal ini. Pendapat keduanya dalam usul al-fiqh disebut sebagai qaulus shahabi. Singkatnya ini adalah ijtihad para sahabat Nabi yang tidak disandarkan kepada Nabi. Artinya murni pemahaman mereka sepeninggal Nabi SAW.
Para ulama usul al-fiqh ada yang menerima kehujjahan qaulus shahabi sebagai salah satu sumber hukum Islam, seperti pendapatnya Imam Malik, namun Imam Syafi’i (qaul jadid) dan para pengikut beliau seperti Imam al-Ghazali serta Imam al-Amidi menolak kehujjahan qaulus shahabi. Itu artinya, pendapat Khalifah Umar dan Abu Musa sama-sama sah dan bisa dipertimbangkan bagi mazhab Maliki, namun tidka mengapa pendapat keduanya ditolak menurut mazhab Syafi’i.
Itu kalau kita memahami dari sudut usul al-fiqh. Kalau kita melihatnya dari sudut Fiqh Siyasah, maka keputusan Umar lebih kuat karena ia memutuskan dalam posisi sebagai khalifah, dan suka atau tidak suka, sebagai Gubernur bawahan Khalifah, Abu Musa harus ikut keputusan Umar. Namun keputusan Khalifah itu tidak otomatis dianggap ijma’ (kesepakatan) karena jelas ada perbedaan pendapat dikalangan sahabat.
Dengan kata lain, sikap Umar itu adalah kebijaksanaan beliau saat itu, yang seperti dicatat oleh sejarah, berbeda dengan kebijakan para Khalifah lainnya yang mengangkat non-Muslim sebagai pejabat seperti yang dilakukan oleh Khalifah Mu’awiyah, Khalifah al-Mu’tadhid, Khalifah al-Mu’tamid, dan Khalifah al-Muqtadir.
Seperti yang disinggung pengarang al-Asas fi tafsir al-Qur’an di atas, kondisi dan konteksnya berbeda dengan apa yang dihadapi oleh Khalifah Umar. Boleh jadi begitu juga apa yang dihadapi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.
Wa Allahu a’lam bi al-Shawab


Tabik,

Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahladtul Ulama Australia-New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School

Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana



KH. Musthofa Bisri atau biasa disapa Gus Mus merupakan salah satu dari sekian banyak  Ulama’ yang kita miliki. Gus adalah sapaan ala masyarakat pesantren kepada seorang putra Kyai. Ya, Gus Mus adalah putra dari KH. Bisri Musthofa (Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin Rembang).

Gus Mus, Kyai lulusan Universitas Al Azhar Cairo ini sekarang sedang disibukkan dengan menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin Rembang.  Selain dikenal sebagai seorang Kyai, Gus Mus juga dikenal sebagai seorang Budayawan, Penulis produktif, dan Seniman. “Cintamu”, “Ada Apa Dengan Kalian”, “Sajak Atas Nama”, dan “Gelap Berlapis-lapis”, adalah sekian dari banyak puisi karya beliau. Diantara puisi-puisi karya Gus Mus, “Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana” adalah salah satu yang aku sukai. Rangkaian kata Bahasa Indonesia dengan menggunakan tata Bahasa Arab ala Gus Mus yang satu ini memiliki seni yang tinggi. Kritik pedas yang disampaikannya terdengar sangat indah karena dibalut dengan seni. Apalagi alunan musik yang syahdu dan logat khas bacaan Gus Mus yang semakin membuat keindahan puisi ini begitu lengkap. Selamat menikmati sajian kali ini......

“Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana”

Kau ini bagaimana
Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kapir


Aku harus bagaimana
Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai

Kau ini bagaimana
Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku

Kau ini bagaimana
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, kau menyontohkan yang lain

Kau ini bagaimana
Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilNya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya

Kau ini bagaimana
Kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah

Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bisshowab

Kau ini bagaimana
Kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana
Kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis

Aku harus bagaimana
Kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau, kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, kau tak suka
Aku bilang terserah aku, kau memakiku

Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana
-1987-


 
Blogger Templates